Judi Sabung Ayam di Way Kanan Dijaga Oknum TNI Pakai Senjata Laras Panjang
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Judi sabung ayam yang berlangsung di kebun karet Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan ternyata dikawal oknum TNI bersenjata laras panjang.
Senjata itu juga yang diduga digunakan untuk menembaki aparat kepolisian saat melakukan penggerebekan hingga mengakibatkan 3 polisi meninggal dunia.
Hal itu disampaikan Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika dalam ekspose bersama jajaran Kodam II/Sriwijaya, Korem 043/Gatam dan pihak terkait lainnya, Rabu (19/3/2025).
Kapolda mengatakan polisi sudah memeriksa sejumlah saksi atas kasus sabung ayam tersebut. Dari keterangan yang dihimpun para saksi mengakui bahwa oknum TNI yang diduga pemilik judi sabung ayam itu menenteng senjata laras panjang.
“Keterangan dari saksi inisial Z yang melihat oknum tersebut ada di TKP, dan melihat oknum itu membawa senjata api di pinggang dan juga laras panjang,” kata Kapolda.
Hal itu pun diperkuat dengan adanya temuan selongsong peluru berkaliber besar dari TKP, yaitu kaliber 7.62 mm dan 5.56 mm yang keduanya merupakan peluru senjata laras panjang.
Total ada 13 butir peluru yang ditemukan. Dua butir ukuran 9 mm (pistol). 3 butir ukuran 7.62 mm dan 8 butir ukuran 5.56 mm.
Kemudian dari keterangan petugas Polres Way Kanan yang melakukan penggerebekan, juga mengakui oknum TNI yang ada di lokasi itu menembakkan senjata laras panjang kea rah polisi.
“Dari 13 petugas, empat orang saksi dalam keterangannya melihat pelaku melakukan penembakan dengan senjata laras panjang,” jelas Kapolda.
Polisi lalu mencoba melakukan rekonstruksi kejadian untuk mengetahui dari jarak berapa senjata itu ditembakkan ke arah polisi.
sabung ayam
Way kanan
oknum TNI
TNI vs Polri
TNI Way kanan
polisi tewas
Kapolda
senjata laras panjang
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
